Tanaman itu berkelompok. Bertubuh kecil nan mungil, dan seluruh bagian tubuhnya didominasi oleh warna cokelat. Batangnya terlihat tipis namun berdiri kokoh menjulang tinggi. Dan di ujung batangnya, dihiasi daun yang mengatup.
Namun, di sinilah aku. Berdiri tak jauh dari mereka. Aku sama seperti mereka, bukan? Tapi, mereka berkelompok sedangkan aku hanya sendiri. Apa yang membedakan aku dengan mereka? Kami sama-sama tanaman kecil berwarna cokelat. Batang kami sama-sama tipis yang dihiasi daun. Lalu, apa yang membuatku tak bisa berdiri kokoh bersama mereka? Mereka terlihat seperti saling memeluk satu sama lain. Terlihat saling menyokong dan menguatkan. Sementara di sini, tak ada yang bisa kupeluk!
Tuhan, sekarang aku mengerti. Ada yang berbeda dariku dengan mereka. Ada sesuatu yang menempel pada daunku. Ini terlihat seperti.. daunku yang terperangkap dalam sesuatu itu! Sesuatu ini tak berwarna dan beraroma, tapi aku tau, inilah tetesan air. Tetesan air ini membuatku terlihat seperti—aku mohon, jangan tertawakan aku!—memakai helm astronot. Aku tak habis pikir, apakah mereka takut pada air? Ataukah karena aku terlihat seperti astronot? Aku tak tau. Tapi yang jelas, beginilah posisi kami hingga dipotret.
— L

Komentar
Posting Komentar